Pentingnya Aspek Nilai Agama dan Moral Untuk Usia Dini

Pendidikan Agama

Hai, Sobat Pio! Seorang anak adalah harapan sebagai penerus bangsa bagi masyarakat. Untuk itu peran orang tua dalam membantu membangun sikap dan menanamkan nilai moral kepada seorang anak sangatlah penting. Tidak hanya nilai moral berkebangsaan yang perlu orang tua tanamkan, tetapi harus diimbangi pula dengan menanamkan nilai agama. Sebab agama dan moral adalah pondasi utama dalam membentuk karakter seorang manusia. Jika manusia tidak memiliki moral, maka sikapnya akan buruk, begitupun jika seorang manusia tidak memiliki agama, maka tujuan hidupnya tidak akan jelas. Itulah mengapa begitu pentingnya aspek nilai agama dan moral untuk anak usia dini.

Dalam memberikan pengajaran kepada seorang anak memang tidak harus keras dan memaksa. Cara ampuh memberikan pelajaran atau didikan kepada anak adalah dengan memberikan anak contoh dengan sikap atau perilaku kita, dengan cara tersebut seorang anak tidak sengaja akan meniru sikap kita. Sebab anak adalah peniru yang ulung.
Maka dari itu dalam berperilaku ketika di hadapan anak, orang tua harus memperkenalkan anak kepada tuhan. Dengan tindakan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan seorang anak tentang keberadaan Tuhan. Bagaimana pun anak harus mengetahui adanya Tuhan, dan siapa itu Tuhan. Mungkin saat masih kecil anak diberikan pengajaran agama yang dianut oleh orang tua terlebih dahulu, ketika usia 18 tahun ke atas anak boleh memilih agama mana yang akan dianut.

Selain itu dengan memperkenalkan anak tentang nilai agama saat ini akan mengajarkan kepada anak apa dan bagaimana ibadah yang baik itu. Sehingga pada saat seorang anak sudah besar, anak akan mengerti apa yang harus mereka lakukan sebagai orang beragama, dan juga mereka akan paham bagaimana cara beribadah yang baik dan benar. Serta dengan diajarkan penanaman nilai agama dan moral akan mencegah sikap anak dari hal buruk, sehingga seorang anak dapat membedakan mana tindakan yang baik dan mana tindakan yang tidak baik untuk dilakukan. (RED_SNM)
Sumber: https://yd.blog.um.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *