Hai, Sobat Pio! Pasti pernah terlintas dipikiran Sobat Pio “Kalau orang lain bisa, kenapa harus saya?”. Saat dipelajari lebih lanjut, pikiran-pikiran seperti itu mengandung kepercayaan yang membatasi diri untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan. Menyerah sebelum bertanding karena takut mengalami kegagalan. Hal-hal tersebut bisa disebut sebagai Fixed Mindset.

Fixed mindset ialah cara berpikir tentang kecerdasan dan kemampuan diri sendiri sebagai sesuatu yang pasti dan tidak bisa diubah dari lahir hingga tutup usia. Mindset ini sangat fokus kepada hasil daripada proses, sehingga sebuah usaha yang tidak mendatangkan hasil yang sesuai harapan, dianggap sia-sia bahkan merupakan sebuah kegagalan.

Orang yang berpola pikir Fixed Mindset memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Mempercayai konsep “Bakat dari lahir”.
2. Setiap orang memiliki tugasnya masing-masing.
3. Lebih cenderung menjauh dari tantangan.
4. Lebih fokus pada hasil daripada proses.
5. Tidak berusaha dengan maksimal.
6. Sering menyalahkan diri sendiri.
7. Tidak tertarik mengembangkan kemampuan diri.
8. Tidak belajar dari kesalahan yang pernah dialami.
9. Berpikir bahwa bakat adalah segalanya dalam mencapai tujuan apapun.

Adapun kelebihan dari Fixed Mindset, yaitu: mudah menemukan “zona” nya sendiri dalam berbagai situasi, bisa membuat seseorang berhenti merasa khawatir tentang ide-ide kreatif dan hal lain di luar pekerjaannya, tidak membuang-buang waktu untuk melakukan berbagai macam percobaan demi menemukan jalan yang lebih efektif, sangat berusaha untuk menghindari kesalahan, tidak mengambil risiko yang mungkin membuat gagal, serta menetapkan lebih dulu apa yang akan dilakukan dan bertahan dengan cara yang aman.

Fixed Mindset juga memiliki kekurangan diantaranya: tidak dapat beradaptasi bahkan ketika berada dalam situasi yang mengerikan, besar kemungkinan tidak ada mimpi yang bisa dicapai, menghambat kreativitas karena tidak ada keinginan untuk mencoba hal yang baru dalam memecahkan masalah, tidak dapat mengetahui potensi secara maksimal, dan tidak dapat mengubah tindakan, rencana, dan pandangan.

Cara mengubah Fixed Mindset menjadi Growth Mindset, yaitu: menggunakan sugesti bahwa “Tidak apa mencoba hal yang baru, gagal pun bukan sebuah kesalahan, dan usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil”, mengevaluasi diri saat belajar agar kita tahu sejauh mana perkembangan yang sudah dilakukan, membuat tujuan saat mempelajari sesuatu, konsisten dan fleksibel serta selalu belajar dari kesalahan.

Jika dikaitkan dengan proses mempelajari sesuatu Fixed Mindset merupakan musuh yang sulit untuk ditaklukkan. Sebab mindset yang satu ini membuat belajar menjadi proses yang membosankan dan penuh tekanan. Tetapi perubahan bisa terjadi dalam hal apa saja, termasuk mengubah Fixed Mindset menjadi Growth Mindset. (RED_MUN)

Sumber: https://www.gramedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *