Hai, Sobat Pio! Kalian pasti penasaran kan dengan “Kekawinan Dewa Ruci”? Apalagi kalian belum pernah melihat sejarahnya. Buah nangka buah mengkudu, apa sih Kekawinan Dewa Ruci itu?

Kakawinan Dewa Ruci adalah salah satu karya sastra Jawa pertengahan yang berbentuk tembang macapat. Dewa Ruci juga dijelaskan seperti nama seorang dewa kerdil yang dijumpai oleh Bima atau Werkudara dalam sebuah perjalanan mencari air kehidupan. Serat Dewa Ruci merupakan salah satu karya sastra Jawa pertengahan yang berbentuk kakawin (puisi atau syair yang bermetrum India). Nama Dewa Ruci juga merupakan lakon atau judul pertunjukan wayang tentang dewa tersebut, yang berisi tentang ajaran moral dan filsafat hidup orang Jawa.

Ciri-ciri Kekawinan Dewa Ruci:
Masih adanya cerita kehidupan yang menghubungkan langsung dengan Dewa.
° Ajaran-ajaran kehidupan juga disinggung dalam karya sastra Jawa pertengahan.
° Karya-karya yang muncul dalam periode ini biasanya berbentuk prosa, yaitu Tantu Panggelaran, Calon Arang, Tantri Kamandaka, Korawasrama, dan Pararaton, serta yang berbentuk puisi, yaitu Kakawin Dewa Ruci, Kidung Sudamala, Kidung Sunda, Kidung Panji Angreni, dan Kidung Sri Tanjung.

Kisah Dewa Ruci merupakan kategori tentang hasrat manusia yang terus ingin melacak keberadaan Tuhan, dan dengan nalarnya ia melakukan penjelajahan. Kakawin Dewa Ruci juga menceritakan tentang tipu muslihat para Kurawa dan guru Druna untuk membunuh Bima atau Arya Sena secara halus. Dengan beberapa kepribadian yang ditunjukan oleh Bima, yaitu:

° Naluri Kematian dan keinginan mati
° Kecemasan
° Rasa bersalah yang dipendam
° Rasa malu
° Kesedihan

Jadi, kekawinan Dewa Ruci yang merupakan kekawinan yang masih terjadi saat masih berusia belia atau biasa disebut pernikahan dini. Apalagi jaman sekarang masih ada yang melakukan kekawinan seperti itu. Pasti kalian sudah tidak penasaran lagi kan dengan Kekawinan Dewa Ruci. Apalagi pasti kalian pernah melihat kejadian kekawinan ini kan, Sobat Pio! Buah Jeruk Buah Semangka, sampai jumpa di artikel berikutnya ya, Sobat Pio! Semoga bermanfaat. (RED_MIV)

Sumber: https://basalansastrajawablog.wordpress.com/2017/04/17/psikologi-tokoh-bima-dalam-kakawin-dewa-ruci/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *