Hai, Sobat Pio! Bagaimana kabar kalian? Lebih baik bukan? Pasti terasa fresh setelah kita melewati tiga level PPKM. Tidak sedikit dari kalian yang sering mengonsumsi mie instan selama masa PPKM, bukan? Mie instan selalu bisa menjadi pilihan alternatif bagi milenial yang tidak mau ribet. Akan tetapi, apakah kalian tahu dampak jangka panjang dari konsumsi mie instan yang terlalu sering? Bahaya mie instan jika dimakan terlalu sering terkait dengan banyaknya proses kimia dan penambahan bahan lain yang tidak baik untuk kesehatan. Apa saja sih dampak konsumsi mie instan yang terlalu sering? Cek di bawah yuk!

– Menghambat Nutrisi

Mie instan dapat menghambat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini sangat disarankan untuk anak-anak agar tidak mengonsumsi mie instan karena tidak baik untuk pertumbuhan anak.

– Obesitas

Bahaya dari mengonsumsi mie instan adalah obesitas. Mie instan memang dapat memberikan efek mengenyangkan, namun juga cepat membuat kalian merasa lapar dan kemungkinan besar kita akan banyak megonsumsi snack setelah makan mie. Hal ini yang membuat kelebihan kalori dan karbohidrat sehingga dapat memicu obesitas.

– Gangguan Ginjal

Mie instan diketahui memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Kandungan garam yang tinggi tersebut mampu mengganggu fungsi ginjal. Terganggunya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan natrium dan cairan di dalam tubuh. Hal ini memicu terjadinya pembengkakan pada kaki serta penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru.

– Penyakit Jantung

Mie instan juga menggunakan MSG (Monosodium Glutamat) untuk meningkatkan rasa menjadi lebih gurih. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi di dalam mie instan tidak hanya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi juga memicu berbagai gangguan pada jantung.

Nah, setelah tahu fakta-fakta menakutkan mengenai dampak jangka panjang dari mengonsumsi mie instan yang berlebihan, apakah kalian akan mengurangi makan mie instan atau tetep “terabas aja” nih? Ada cara untuk membantu mengurangi dampak buruk dari mie instan ini, di samping membatasi konsumsi mie instan kita, salah satunya adalah menambahkan bahan-bahan yang mengandung gizi-gizi yang mampu menyeimbangkan kebutuhan asupan nutrisi kita, contohnya telur, ayam, jamur, wortel, kacang-kacangan, kubis, dan bahan-bahan alami lainnya. Kemudian, coba untuk mengurangi keseluruhan bumbu yang digunakan dalam mie. Jika Sobat pio merupakan seorang yang suka mengonsumsi mie instan, ada baiknya mulai mengurangi kadar konsumsi mie Instan dan mengubah pola makan kalian menjadi lebih sehat. Demikian penjelasan mengenai beberapa dampak buruk yang akan terjadi jika mengonsumsi mie instan terlalu sering dalam jangka panjang. Semoga Sobat Pio sehat selalu, sampai jumpa di edisi selanjutnya. (RED_VIO)

Sumber: https://hellosehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *