Hai, Sobat Pio! Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga sehat-sehat aja ya. Kali ini kita bakal bahas apa ya? Yang lagi tren kayaknya seru nih. Di antara Sobat Pio pasti banyak yang sudah pernah melakukan tren ini, atau mungkin ada yang tiap malam rutin melakukannya. Kalian bisa melakukan tren ini dengan pasangan, kekasih, friendzone, atau dengan sahabat kalian. Buat yang jomblo sabar ya, kalian juga bisa melakukannya dengan teman kalian hehe. Kira-kira tren apasih? Pasti udah banyak yang sadar nih hayo…

Sobat Pio, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan kata Sleep Call. Yap bener banget, Sleep Call merupakan tren yang sedang ramai terutama di kalangan para anak muda. Trend ini mulai viral pada masa-masa pandemi. Jadi, sebenarnya apasih Sleep Call itu? Apa manfaatnya? Dan apa bahayanya? Yuk simak artikel ini sampai habis.

Sleep Call berasal dari bahasa Inggris yang secara harfiah diartikan sebagai “Panggilan Tidur”. Namun dalam bahasa gaul, Sleep Call berarti panggilan telepon hingga tertidur. Kegiatan Sleep Call dilakukan oleh pasangan untuk mengobrol dan bercerita tentang banyak hal sampai keduanya tertidur. Biasanya Sleep Call sering dilakukan oleh pasangan LDR, karena tidak bisa bertemu atau sibuk.

Apasih manfaat dari Sleep Call? Beberapa manfaat Sleep Call yaitu membantu agar cepat tidur, mempererat hubungan, memperpendek jarak ruang dan waktu, dan lain sebagainya. Namun, Sleep Call juga mempunyai dampak buruk yaitu, radiasi dari telepon yang menyala dan berada di dekat kita saat tidur, berbahaya bagi saraf manusia.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai Sleep Call. Tren seperti ini merupakan salah satu hal baru dari kemajuan teknologi komunikasi. Dari chatting, telepon, sampai panggilan video, menjalin hubungan dan komunikasi meskipun terhalang jarak dan waktu. Meski demikian, walaupun bisa dilakukan lewat SleepCall maupun media komunikasi virtual lainnya, namun kebersamaan secara langsung adalah yang terbaik. Sekian edisi kali ini. Semangat buat pejuang LDR dan yang belum punya pasangan jangan sedih karena kita memiliki nasib yang sama. (RED_ANR)

Sumber: https://sumsel.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *