Hai, Sobat Pio! Peranan pendidikan dalam pembangunan sangatlah penting, karena di era globalisasi saat ini dunia kerja menuntut untuk sumber daya manusia yang bermutu dan berkualitas. Oleh karena itu, dunia pendidikan mau tidak mau harus menciptakan wadah baik dalam sarana dan prasarana dalam bentuk pelatihan-pelatihan tenaga kerja yang terampil dan baik tentunya. Pemberdayaan sumber daya manusia termasuk tenaga kerja sebagai sasaran pembangunan maupun pelaku pembangunan. Dengan demikian, pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu aspek pendukung keberhasilan pembangunan nasional. Disisi lain, terdapat beberapa masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya di bidang ketenagakerjaan, sehingga diperlukan kebijakan dan upaya dalam mengatasinya.

Apa saja sih Sobat Pio tujuan dari peran pendidikan dalam pembangunan SDM? Di bawah ini adalah tujuan dari peran pendidikan dalam pembangunan :

1. Mencerdaskan kehidupan bangsa.

2. Membangun manusia sebagai pelaksanaan transportasi.

3. Membina manusia menjadi tenaga produktif.

4. Membentuk kepribadian yang berorientasi kepada prestasi.

5. Memperhitungkan dimensi sumber daya manusia dan pengembangan lapangan kerja.

6. Merobah pola pikir masyarakat yang masih pada taraf rendah.

Oleh karena itu, tugas yang diemban oleh seorang guru tidaklah ringan. Karena, guru yang baik tidak hanya memberitahu, menjelaskan atau mendemonstrasikan, tapi juga dapat menginspirasi. Seorang guru harus mampu memandang perubahan dan mengajak para muridnya untuk melangkah lebih jauh ke depannya. Dengan demikian, guru dapat merencanakan apa yang terbaik untuk anak didiknya kelak di masa depan. Dalam kaitannya dengan perkembangan era globalisasi yang penuh dengan iklim persaingan, World Economic Forum (WEF) menyampaikan bahwa dari 12 indikator daya saing global di suatu negara, ada 2 indikator di dalamnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan. Indikator pertama yaitu kesehatan dan pendidikan dasar yang merupakan rumpun faktor dasar bagi suatu negara untuk mampu bersaing di kancah global. Dan indikator yang kedua yakni pendidikan tinggi dan pelatihan yang termasuk dalam rumpuk faktor pendorong efisiensi di suatu negara.

Jika Sobat Pio merujuk pada The Global Competitiveness Report 2017-2018 yang dirilis WEF (2017), Negara Swiss, Finlandia, dan Singapura layak menjadi inspirasi bagi kita semua mengenai pengelolaan sistem pendidikan. Pada indikator pilar daya saing dari sisi pendidikan dasar, Finlandia menjadi negara pemuncak di dunia, kemudian disusul Swiss dan Singapura di tempat berikutnya. Sedangkan pada pilar pendidikan tinggi dan pelatihan, Singapura menjadi negara pemuncak di level dunia sedangkan Finlandia berada di jajaran teratas di tingkat Eropa. Entah apakah memang memiliki korelasi yang signifikan atau sekadar kebetulan, ketiga negara tersebut menghuni jajaran 10 negara teratas dalam daya saing global. Sementara itu kualitas kesehatan dan pendidikan dasar, serta pendidikan tinggi dan pelatihan kita masih tercecer di peringkat 94 dan 64 dunia. Nah, itu dia penjelasan tentang peran pendidikan dalam pembangunan ya Sobat Pio. Jadi sangatlah penting bagi seorang guru yang mendidik anak didiknya menjadi lebih baik untuk kedepannya. Jangan lupa jaga kesehatan dan tetap semangat. (RED_FND)

Sumber: https://indonesiabekerjanews.wordpress.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *