Hai, Sobat Pio! Siapa nih yang belum tahu Hari Raya Idul Fitri? Jika belum simak pembahasan berikut ini ya!. Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriah. Dikarenakan sistem penanggalan Hijriah berdasarkan peredaran bulan, sehingga Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya jika dilihat dari perhitungan Masehi.

Setelah melaksanakan kewajiban pada bulan Ramadhan yaitu berpuasa, umat Islam akan merayakan hari raya yang dinamakan Idul Fitri. Idul Fitri dalam bahasa arab berasal dari kata Id yang berakar pada kata aada-yauudu yang artinya kembali. Sedangkan Fitri diambil dari kata fathoro-yafthiru yang diartikan sebagai suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, serta keburukan.

Pada Hari Raya Idul Fitri juga terdapat ibadah yang dinamakan salat Id. Salat Id ini dilakukkan dengan cara melaksanakkan salat terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan khutbah seperti pada salat jumat. Di Indonesia sendiri Hari Raya Idul Fitri yang disebut juga Lebaran, sudah menjadi tradisi bagi umat Islam di masing-masing daerahnya Umat Islam di Indonesia memiliki kebiasaan merapikan rumah dan menyiapkan hidangan untuk menyambut keluarga, kerabat, atau tetangga yang berkunjung agar dapat mempererat tali silahturahmi dan untuk saling memaafkan kesalahan-kesalahan yang mungkin mereka perbuat. Momen ini mereka gunakan untuk berkumpul kembali bersama keluarga atau kerabat jauh yang berada jauh diluar kota atau luar negeri sehingga Idul Fitri sering dikaitkan dengan kegiatan mudik.

Umat Islam di Indonesian juga memiliki kebiasaan mengucapkan Minal ‘Aidin wal-Faizin antar sesama Muslim. Kalimat ini menjadi doa yang memiliki makna “Semoga kita semua tergolong orang yang kembali (ke fitrah) dan menuni kemenangan dengan meraih surga.” Menurut sebagian besar ulama ucapan tersebut tidaklah berdasar dari ucapan dari Nabi Muhammad SAW. Perkataan ini mulanya berasal dari seorang pensyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli. Adapun ucapan yang disunahkan olehnya adalah Taqabbalallahu minna wa minkum yang memiliki makna “Semoga Allah menerima amal kami dan kalian.”

Nah Sobat Pio, itu tadi beberapa pembahasan tentang Hari Raya Idul Fitri. Semoga pembahasan tadi bermanfaat bagi Sobat Pio. Sampai jumpa di edisi selanjutnya. (RED_AAN)

Sumber : https://id.wikipedia.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *