Terimakasih Tuhan

Kau pertemukan hambamu dengan bulan yang ku dambakan

Kau berikan kami tuk harapan sebuah ampunan

Sebuah ampunan di bulan suci Ramadhan

Rasa bahagia yang tak bisa terucap oleh kata-kata

 

Bulan Ramadhan bulan yang istimewa

Bagi umat muslim di seluruh dunia

Namun, tahun ini Ramadhan kedua dengan virus corona

Hingga rasa rindu dengan sanak saudara pun terasa

 

Masjid-masjid pun jadi sepi

Orang-orang mengurung diri

Beribadah di dalam rumah

Agar corona tidak tersebar kemana-mana

 

Mari kita berdiam diri

Jangan sembarang pergi-pergi

Sebab corona bisa menyakiti

Siapa saja di negeri ini

 

Hai Sobat Pio! Umat muslim di seluruh dunia, termasuk kita, telah memasuki pertengahan bulan Ramadhan yang pastinya telah kita nantikan. Namun, dalam kerinduan ada rasa yang berbeda karena Ramadhan kali ini masih berlangsung di tengah pandemi virus corona. Meski begitu, ucapan syukur karena dapat menjalankan ibadah puasa di kondisi seperti ini tak dapat kita tinggalkan. Dan tetap menjaga protokol kesehatan agar kita semua terhindar dari virus tersebut. Aamiinn. Nah Sobat Pio, jadi itu tadi sedikit penjelasan dari puisi di atas, maka kita harus tetap semangat dalam beribadah dan meraih kemenangan. (RED_PAG)

Sumber : http://pantuncinta2000.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *