Hai, Sobat Pio! Di tahun 2021, meskipun pandemi belum berakhir tapi kita harus tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita ya, Sobat Pio. Seperti para guru yang tetap semangat memberi ilmu kepada kita melalui media yang ada. Berbicara soal guru, di tahun ini dikabarkan bahwa pemerintah akan merekrut guru honorer sampai dengan kapasitas satu juta melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jumlah rekrutmen pada tahun 2021 ini dinyatakan yang terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Lalu, bagaimana dengan rekrutmen guru melalui jalur CPNS? Berikut penjelasannya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan bahwa mulai tahun 2021 ini, rekrutmen guru tidak akan lagi masuk kategori Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), melainkan melalui guru yang berstatus PPPK. Meskipun demikian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memastikan bahwa rekrutmen guru CPNS akan tetap ada meski belum pasti kapan akan dibuka kembali. Nadiem Makarim mendorong agar para guru honorer dan lulusan pendidikan profesi guru agar melamar melalui jalur PPPK pada tahun ini. Nadiem juga menjanjikan bahwa guru PPPK yang kinerjanya baik, saat melamar menjadi CPNS bisa lebih dipertimbangkan. Unifah mengatakan bahwa PPPK memberikan kesempatan bagi guru honorer dengan usia di atas 35 tahun untuk memperoleh pengangkatan sebagai pegawai. Sedangkan posisi CPNS membuka kesempatan bagi lulusan jurusan pendidikan menjadi pegawai negeri.

Keputusan pemerintah ini mendatangkan kritikan dari beberapa pihak. Koordinator Pusat Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim menilai bahwa rencana pemerintah tersebut berpotensi menyalahi aturan perundang-undangan. Karena disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatur dua jenis pegawai ASN yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Nah Sobat Pio, tujuan diberlakukan kebijakan untuk merekrut guru melalui jalur PPPK pada tahun ini adalah untuk mengisi kekosongan di daerah-daerah dan menyelesaikan masalah guru honorer terlebih dahulu. Oleh karena itu, di tahun-tahun berikutnya lowongan yang paling banyak dibuka untuk guru yaitu rekrutmen PPPK. Akan tetapi, untuk guru lowongan CPNS tetap dibuka namun secara terbatas dan dipastikan tidak dibuka tahun ini. (RED_AFS&RSK)

 

Sumber : https://nasional-tempo-co.cdn

https://m.cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *