Hai Sobat Pio! Apakah kalian tahu apa itu drama? Drama adalah karya seni berupa dialog yang dipentaskan dan kerap dimasukkan dalam ranah kesusastraan karena menggunakan bahasa sebagai media menyampaikan pesan. Drama sudah ada sejak zaman Yunani Kuno sekitar abad ke-5 SM. Dalam kebudayaan Yunani Kuno, drama menjadi bagian penting dari perayaan dewa dan kompetisi. Drama terus berkembang hingga munculnya drama modern seperti saat ini.
Menurut KBBI, drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (peran) atau dialog yang dipentaskan. Dalam karya sastra, drama adalah penggambaran peristiwa fiksi atau non fiksi melalui dialog baik prosa maupun puisi yang penciptanya biasa disebut penulis naskah atau dramawan.

Drama juga populer di berbagai belahan dunia lainnya, terutama di negara-negara modern seperti India, Cina, dan Jepang. Di Indonesia, istilah drama pada masa penjajahan Belanda disebut dengan istilah tonil. Tonil kemudian berkembang dan diganti dengan istilah sandiwara oleh P.K.G Mangkunegara VII. Sandiwara berasal dari bahasa Jawa yaitu sandi dan wara. Sandi artinya rahasia, sedangkan wara (warah) artinya pengajaran. Sandiwara artinya makna pengajaran yang dilakukan dengan perlambangan.

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan drama, struktur drama juga penting untuk diketahui. Ada beberapa struktur yang harus dipenuhi dalam drama yaitu babak, tokoh, adegan, dialog, prolog, dan epilog. Menurut jenisnya, pementasan drama dapat digolongkan menjadi empat macam, antara lain sebagai berikut:

1. Drama tragedi

Drama tragedi adalah drama yang melukiskan kisah sedih. Tokoh-tokohnya menggambarkan kesedihan. Tokoh dalam drama tragedi ini disebut tragic hero artinya pahlawan yang mengalami nasib tragis.

2. Drama komedi

Drama komedi adalah drama yang bersifat menghibur, di dalamnya terdapat dialog kocak yang bersifat menyindir dan biasanya berakhir dengan kebahagiaan. Tokoh-tokoh dalam drama jenis ini biasanya tolol, konyol, atau bijaksana tetapi lucu.

3. Melodrama

Melodrama adalah cerita yang sentimental. Sentimental artinya tokoh dan cerita yang disuguhkan mendebarkan dan mengharukan. Tokoh dalam jenis drama ini biasanya digambarkan hitam-putih. Tokoh jahat digambarkan serba jahat, sebaliknya tokoh baik digambarkan sangat sempurna baiknya hingga tidak memiliki kesalahan dan kekurangan sedikit pun.

4. Dagelan

Dagelan (farce) adalah drama kocak dan ringan. Alurnya disusun berdasarkan perkembangan situasi tokoh. Isi cerita biasanya kasar dan vulgar. Drama jenis ini juga disebut komedi murahan atau komedi picisan.

Oke Sobat Pio! Sekarang kalian sudah paham kan apa itu pengertian, struktur serta jenis dari drama, sekian artikel tentang drama hari ini semoga bermanfaat. Sampai jumpa di edisi selanjutnya. (RED_TSN)

 

Sumber: https://m.liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *