Hai Sobat Pio! Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah takwa, apa sih yang dimaksud dengan takwa? Takwa adalah istilah yang sering disebut dalam hal ibadah. Orang yang bertakwa akan mendapat banyak kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Makna takwa sendiri lebih bernuansa ‘penghindaran’ dan ‘pencegahan’. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 102, yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”. Sebab, ketakutan tersebut akan menyebabkan seseorang enggan untuk melakukan perbuatan dosa.

Ada pula jaminan dan janjian yang diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang bertakwa menurut Al-Quran, yaitu :

  1. Jaminan ampunan dan mendapatkan surga.

Allah SWT berfirman, “Balasan bagi mereka ialah ampunan dari tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baiknya pahala bagi orang-orang yang beramal.” (QS Ali Imran [3]: 136).

  1. Diberikan baginya jalan keluar dari berbagai permasalahan hidup.

Allah SWT berfirman, “Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS at-Thalaq [65]: 2).

  1. Diberikan jaminan rezeki dari arah yang tidak terduga sebelumnya.

Allah SWT berfirman, “Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS at-Thalaq [65]: 3).

  1. Akan dihapuskan dosa-dosanya dan diberikan pahala yang berlipat.

Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS at-Thalaq [65]: 5).

Bukan hanya jaminan, orang bertakwa juga memiliki empat sifat utama, yaitu:

  1. Al-Khaufu minal-Jalil, manusia yang merasa takut kepada Allah SWT mempunyai sifat Maha Agung.
  2. Al-‘Amalu bi At-Tanzil, manusia yang beramal dengan apa yang diwahyukan oleh Allah SWT.
  3. Ar-Ridha bil-Qalil, merasa cukup dan ridha dengan pemberian Allah SWT meskipun hanya sedikit.
  4. Al-Isti`dadu li Yaumir-Rahil, yaitu senantiasa mempersiapkan bekal untuk menghadapi kematian dan kembali menghadap Allah.

Nah, itu tadi beberapa penjelasan mengenai takwa. Jadi, jika Sobat Pio ingin bertakwa hendaknya kita menjaga diri dari segala dosa serta menaati perintah dan menjauhi larangan-Nya. Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat. (RED_FBA)

Sumber: htttps://news.detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *