Hai Sobat Pio! Apa kalian pernah membaca novel serial Bumi yang ditulis oleh Tere Liye? Jadi, kali ini kita akan membahas mengenai novel serial Bumi, tetapi sebelum itu tahukah kalian siapa Tere Liye? Tere Liye adalah nama pena dari Darwin, yaitu seorang penulis berbakat tanah air yang telah menghasilkan banyak karya. Nama Tere Liye sendiri diambil dari bahasa India dan memiliki arti untukmu. Beberapa karya Tere Liye yang diangkat ke layar lebar, yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah.
Bumi adalah novel bagian pertama dari serial Bumi atau bisa disebut serial Dunia Paralel yang terbit pada tahun 2014. Serial ini menceritakan petualangan tiga anak muda yang memiliki kekuatan menakjubkan. Raib yang dapat menghilang, Seli yang dapat mengeluarkan petir dari tangannya, dan Ali si jenius. Pada novel Bumi diceritakan bagaimana awal persahabatan dari ketiga tokoh tersebut, serta pertemuan mereka dengan sosok yang membawa ketiganya menuju Klan Bulan yang kehidupannya bersisian Bumi. Novel bagian kedua adalah Bulan, mendengar kabar akan hancurnya dunia paralel mereka melakukan perjalanan untuk menyatukan kekuatan Klan Bulan dan Klan Matahari. Bersama teman barunya yang berasal dari Klan Bulan Raib, Ali, dan Seli sangat antusias menyelesaikan urusannya.
Untuk novel selanjutnya yaitu Matahari. Di dalam novel ini Ali merasa penasaran dengan dunia paralel, ia pun mempelajari segala hal yang berhubungan dengan itu. Hingga ia berhasil menemukan teori tentang Klan Bintang. Mereka pun melanjutkan petualangan dengan ditemani teman baru yang berwujud pesawat kapsul. Di seri keempat yaitu novel Bintang. Petualangan Raib, Seli, dan Ali masih berlanjut di Klan Bintang. Kini mereka kembali lagi dengan misi menyelamatkan kehidupan di Klan Bumi. Pasak bumi yang ada di Klan Bulan harus ditemukan demi mencegah kehancuran bumi. Ceros dan Batozar, buku ini bisa dikatakan buku ke 5 di serial Bumi. Ceros, dua raksasa berkepala badak berbadan manusia yang kehilangan suatu bagian dari mereka, dan membuatnya tak dapat mengendalikan diri menghancurkan apa pun di sekitarnya. Batozar, kriminal paling berbahaya dari Klan Bulan yang berhasil lolos dan kabur ke Bumi.
Di seri keenam ada Komet, kini mereka harus melakukan petualangan di pulau dengan banyak tumbuhan aneh. Pulau dengan nama berdasarkan nama hari, pulau Hari Senin, Hari Selasa, hingga Hari Minggu. Bertemu dengan orang berwajah sama tetapi berbeda nama di setiap pulau. Selanjutnya novel Komet Minor, pertarungan melawan Tanpa Mahkota berlangsung sengit dan banyak mengeluarkan banyak pengorbanan serta ambisi. Sedih, cerita pada buku ini diawali dengan ketidakmampuan Raib, Seli, dan Ali dalam melawan Tanpa Mahkota, karena mereka diikat. Apakah mereka berhasil melawan Tanpa Mahkota atau mungkin ini menjadi novel terakhir mereka?
Nah, itu tadi beberapa potongan isi dari novel serial Bumi. Untuk mengetahui ceritanya, Sobat Pio bisa membaca novelnya, karena masih ada beberapa novel dalam serial ini. Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di edisi selanjutnya. (RED_SHF)
Sumber: https://www.idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *