Kiloe Journalist

Hai, Sobat Pio! Kalian tahu nggak kalau hari ini, tanggal 26 November 2020 SMKN 2 Kediri mengadakan acara penutupan Genibudjari lho. Acara tersebut diselenggarakan di aula SMKN 2 Kediri dan dimulai pukul tujuh malam sampai selesai.

Sobat Pio tahu nggak, apa itu Genibudjari? Genibudjari adalah pagelaran seni budaya pelajar yang diadakan setiap tahunnya. Acara ini diadakan sebagai wadah kreativitas untuk pelajar Kota Kediri, terutama yang memiliki potensi di bidang seni.

Pada tahun ini, acara pembukaan Genibudjari diadakan di SMP Pawyatan Daha Kediri, dilanjutkan hari kedua di SMPN 6 Kediri dan di hari ketiga di SMPN 8 Kediri yang menyajikan pagelaran wayang kulit. Sebagai penutupnya, SMKN 2 Kediri menyajikan Sendratari Cethetan Selomangleng dan Karawitan. Pertunjukan ini masih baru dan dibuat khusus untuk memberikan penutupan yang meriah kepada tamu undangan dari berbagai Dinas Kota Kediri.

Di acara kali ini, SMKN 2 Kediri berusaha semaksimal mungkin dalam mempersiapkannya. Mereka berlatih dengan sangat giat setiap hari dalam 1-2 bulan, dengan durasi latihan 2-3 jam perhari. Acara ini sangat terhormat bagi SMKN 2 Kediri, terutama Sanggar Budaya Nusantara. Bagi para penari, tarian kali ini cukup sulit karena merupakan tarian yang baru diciptakan. Apabila ada gerakan yang kurang cocok, maka gerakan itu akan diganti dan terus diganti.

`               Pembukaan dan peresmian Genibudjari pertama kali diadakan di SMAN 7 Kediri pada tahun 2017. Pada tahun ini, acara Genibudjari diselenggarakan dengan cara yang berbeda, karena masih dimasa pandemi seperti saat ini. Acara ini hanya diselenggarakan di sekolah masing-masing dengan tamu undangan dan penonton yang jumlahnya terbatas. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang diadakan di Gor Joyoboyo dan disaksikan oleh banyak orang.

Genibudjari diikuti oleh seluruh pelajar di Kota Kediri. Acara ini sangat bermanfaat bagi para pelajar. Karena selain dapat menyalurkan bakat di bidang seni, mereka jadi memiliki kesibukan yang positif di tengah pandemi seperti sekarang ini. RED_(ANA&AO)

Narasumber : Karina Dewanti S.Pd

Ajeng Rahayu Kinasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *