Hai sobat pio, apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Kalian tahu tidak kalau di masa pandemi COVID-19 ini hampir seluruh sekolah di dunia diliburkan. UNESCO mencatat, hingga 4 Maret, 22 negara telah mengumumkan penutupan sekolah sementara demi mencegah penyebaran COVID-19. Sebelumnya, hanya Tiongkok yang menerapkan kebijakan tersebut. Tapi sekarang hampir semua negara melakukan penutupan sekolah sementara.

Mereka mengungkapkan sudah ada sembilan negara yang menerapkan penutupan sekolah secara lokal untuk mencegah penyebaran virus corona. Apabila ini diperluas menjadi kebijakan nasional, sekitar 180 juta anak dan remaja pelajar lain akan terdampak. UNESCO menyatakan bahwa meski bersifat sementara, penutupan sekolah berdampak pada berkurangnya waktu pengajaran dan bisa berdampak pada prestasi. Selain itu, kerugian lain yang akan muncul adalah rasa tidak nyaman pada keluarga serta turunnya produktivitas ekonomi karena orangtua harus mengurus anak sekaligus bekerja. UNESCO mencatat, COVID-19 berdampak pada pendidikan sekitar 290,5 juta pelajar di seluruh dunia.

Maka dari itu, UNESCO mendukung implementasi program pembelajaran jarak jauh dalam skala besar serta merekomendasikan aplikasi dan platform pendidikan yang terguna serta dapat digunakan sekolah dan guru untuk menjangkau peserta didik dari jarak jauh.

Nah itu saja informasi untuk hari ini, semoga informasi ini bisa menambah wawasan sobat pio. Dan semoga saja wabah ini segera berakhir agar kita dapat beraktifitas seperti biasanya. (RED_ADS)

Sumber : htpps://m.liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *