Kiloe Journalist

Peluh menderai tiada henti

Raga meringkih karna usia tak lagi dini

Lelah letih begitu mendominasi

Tapi asa tetap kukuh demi sang buah hati

 

Tak pernah keluh kesah kau ucapkan

Atau sekadar menampakkan raut kesedihan

Kau senantiasa tersenyum disetiap keadaan

Doa-doa kau panjatkan tulus tak terbalaskan

 

Bunda…

Ampunilah aku…

Yang pernah mencerca keadaan kala kau tak sanggup penuhi keinginanku,

Yang pernah mengeluh kala aku merasa tak seperti temanku,

 

Bunda…

Dikala dosa-dosa kupupuk dengan sengaja

Dikala aku melukai hatimu secara berkala

Ketahuilah,

Aku selalu menyayangimu tiada tara  (RED_ADP)

 

 

 

 

Makna Puisi :

 

Puisi diatas memiliki makna tentang perjuangan seorang ibu demi anaknya yang tidak kenal lelah dan letih apalagi sedih untuk menghidupi anak kesayangannya.

Akan tetapi, anak itu kurang bersyukur terhadap keadaan yang diterima dan hanya terus mengeluh tentang kondisi yang dialaminya, hingga pada suatu saat dia menyadari bahwa dosa-dosanya terhadap ibunya terlalu banyak.

Meskipun begitu ibunya akan selalu memaafkan setiap kesalahan anaknya dan begitu juga sang anak yang akan tetap sayang kepada ibunya bagaimanapun keadaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *