LEAP SECOND MENGGUNCANG DUNIA

By 11:07



Taukah kalian sobat pio? Tanpa kita sadari, di tengah gegap gempita dunia akan Euro 2012, bulan Juni 2012 berlalu dengan satu detik lebih panjang dibanding bulan Juni 2011, Juni 2010, Juni 2009 dan seterusnya. Pada Sabtu 30 Juni 2012 lalu, sebuah detik telah ditambahkan oleh IERSS (International Earth Rotation and Reference System Services) pada tanggal itu, sehingga sehari pada 30 Juni 2012 tidak lagi berjumlah 86.400 detik seperti hari–hari sebelumnya, melainkan menjadi 86.401 detik. Sehingga setelah pukul 23:59:59 tidak langsung jadi pukul 00:00:00, melainkan menjadi pukul 23:59:60. Hal ini hanya berlaku untuk tanggal 30 Juni 2012 saja. Sementara pada tanggal berikutnya, yakni 1 Juli 2012 dan seterusnya, tidak berlaku.

Apa sebabnya
 Leap Second?? . Rotasi Bumi bukanlah seperti gerak mesin yang teratur periodenya, melainkan amat dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Misalnya, posisi Bulan dan gerak menjauhnya Bulan terhadap Bumi secara perlahan. Sejak era penerbangan antariksa ke Bulan dimulai, disadari bahwa Bulan menjauh secepat 3,82 cm per tahun terhadap Bumi, kian menjauhnya Bulan membuat rotasi Bumi kian melambat. Gerak menjauh ini berimplikasi pada banyak hal, salah satunya adalah berubahnya besaran gaya tidal Bulan terhadap Bumi yang menyebabkan melambatnya kecepatan rotasi Bumi (gaya tidal merupakan gaya gravitasi yang berpengaruh pada bumi dan bulan sekaligus).
Pada tahun 1820, periode rotasi Bumi tepat bernilai 24 jam alias 86.400 detik. Namun sejak saat itu, menjauhnya Bulan membuat periode rotasi melambat 1,4 milidetik per abad. Memang perubahannya amat kecil dan tidak akan terasa dalam jangka pendek, dalam jangka umur peradaban manusia. Namun dalam jangka panjang, jutaan tahun kemudian akan terasa perubahannya dan  amat besar dampaknya. Saat dinosaurus masih hidup, periode rotasi Bumi hanya 23 jam. Bahkan 600 juta tahun silam, periode rotasi Bumi hanya 22 jam. Namun di era sekarang periode rotasi Bumi sudah mancapai 24 jam.
(MeRah)

You Might Also Like

0 comments